Medan, Senin, 20 Januari 2025 telah berlangsung Ujian Akhir Semester (UAS) semester Ganjil Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam (FUSI) Program Studi (PRODI) Aqidah dan Filsafat Islam (AFI). Ujian ini dilakukan serentak pada hari yang sama di setiap fakultas mulai tanggal 20 sampai 25 Januari 2025.


Bukan menjadi hal tabu yang dilakukan oleh mahasiswa di penghujung semester selalu menguji kompetensi yang selama ini mereka dapatkan selama satu semester belajar. Metode yang digunakan juga herbagai macam, mulai dari media kertas hingga digital juga diaplikasikan pada UAS kali ini. Ketika biasanya UAS meliputi soal tanya jawab serta pilihan berganda, hal berbeda dilakukan oleh seorang dosen Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) Heru Syaputra, S. Fil. I, M. Pem. I.
Beliau ingin melihat sejauh mana wawasan dan juga logika yang dilakukan pada UAS mata kuliah Filsafat Islam I. Dengan metode ini, beliau membuat beberapa soal UAS dengan jenis yang berbeda-beda. Soal tersebut meliputi mengisi kolom dengan jawaban yang benar, menyambungkan antara pernyatan juga jawaban, dan yang terakhir adalah dengan menggunakan teka-teki silang.

Hal tersebut ia gunakan bukan tanpa alasan. Beliau ingin mahasiswanya menjadi lebih aktif dan tidak jenuh dalam menghadapi soal-soal UAS yang cenderung monoton saja tiap semesternya. Ia juga ingin agar mahasiswanya dapat mengasah nalar dan logika berpikirnya menjadi lebih kreatif lewat soal-soal yang ia berikan.
Hal tersebut mengundang respon positif mahasiswanya. Salah satu mahasiswanya yang bernama Alya Syabrina mengaku sangat senang dan juga takjub atas inovasi yang dilakukan oleh dosen tersebut. Ia juga menganggap UAS kali ini berbeda dari yang sebelum-sebelumnya yang cenderung mengarah ke jawaban essay saja.
“Lain dari yang sebelumnya! UAS kali ini sangat berbeda dan jauh dari ekspektasi UAS yang lain. Yang biasanya berisikan essay dan tulisan, namun UAS yang di bawakan Pak Heru lebih ke teka-teki yang mengubah pola pikir dan pola ingat”